Cak Nun: ISIS Hanya Rekayasa

Rimanews – Budayawan M.H. Ainun Najib atau lebih dikenal dengan Cak Nun menyebut gerakan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) merupakan rekayasa dalam upaya untuk menguasai Timur Tengah. “Semua itu rekayasa, ada yang membikin dan tidak mungkin gerakan itu menjadi mainstream, karena apa mungkin orang sedunia menjadi ISIS semua,” katanya di Temanggung, Jumat (4/4/2015) malam. Baca Juga ISIS terdesak di Suriah, Indonesia harus waspada 14 tentara Turki tewas di Suriah ISIS klaim serangan truk Berlin Umat Islam di Irlandia Lebih Berpendidikan daripada Non-Muslim Pengungkapan Jaringan Bekasi Dinilai Keberhasilan Sinergitas Aparat Ia mengatakan hal tersebut usai pentas bersama Kiai Kanjeng di Alun-Alun Temanggung dalam acara “Sinau Kedaulatan Bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng” yang diselenggarakan Pemkab Temanggung bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Temanggung. Ia menuturkan yang mereka bunuh itu bukan orang kafir, tetapi yang mereka bunuh itu sesama orang Islam. “Gerakan itu merupakan program permanen memecah belah Timur Tengah atau memecah belah Islam sehingga mereka rapuh,” katanya. Kalau sudah rapuh, kata dia, maka diambil minyaknya seperti Irak. “Suriah ini sulit diambil maka dibuatlah ISIS, jadi itu hanya orang merampok, sama dengan Indonesia hanya dirampok,” tegasnya. Acara “Sinau Kedaulatan Bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng” dihadiri ribuan warga Temanggung, khususnya para petani tembakau. Panitia “Sinau Kedaulatan Bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng” Agus Setiawan menuturkan Cak Nun merupakan sosok yang memiliki perhatian serius terhadap kedaulatan, baik kedaulatan bangsa maupun kedaulatan individu. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Cak Nun , isis , Islam , Keamanan , Nasional

Sumber: RimaNews