Apa Istimewanya Ricky Alvarez?

Tak ada yang meragukan bahwa Argentina adalah salah satu ladang yang subur dengan bibit-bibit pesepakbola handal yang pada akhirnya akan menyebar ke seluruh dunia. Tak heran jika banyak klub Eropa menyebarkan scoutnya di Argentina untuk mencari bibit yang masih fresh dan berharga murah untuk dikembangkan menjadi pemain kelas dunia di klub mereka. Sala h satu talenta muda Argentina yang baru-baru ini melejit namanya adalah Ricky Alvarez. Namanya tiba-tiba terkenal di bursa transfer musim panas ini setelah cerita transfernya dalam beberapa minggu belakangan sangat berliku. Setelah dikabarkan hampir resmi ke Arsenal, Alvarez malah tiba-tiba diresmikan menjadi pemain Inter Milan yang baru. Selain kedua tim tersebut, kabarnya AS Roma juga sempat melancarkan tawaran untuk Velez Sarsfield, klub lama Alvarez, untuk memiliki pemain muda berusia 23 tahun itu. Tetapi tentu kita bertanya-tanya, apa istimewanya Alvarez sehingga ketiga klub tersebut mau berebut pemain yang namanya saja belum pernah didengar oleh pecinta sepakbola Eropa di Indonesia? Pertama, ia adalah pemain multiposisi. Ia bisa bermain sebagai gelandang serang, tetapi juga familiar jika ditempatkan sebagai sayap. Arsenal awalnya memplot Alvarez sebagai calon penambal lubang jika Cesc Fabregas atau Samir Nasri jadi hengkang dari Emirates Stadium. Inter juga disebut-sebut tak terlalu risau lagi jika ditinggal Wesley Sneijder yang semakin gencar diberitakan akan hijrah ke Inggris untuk bergabung bersama Manchester United. Artinya, kemampuan Alvarez sebagai gelandang menyerang memang cukup mumpuni untuk menggantikan seorang Nasri atau Sneijder sekalipun. Alvarez juga dikenal bisa bermain sebagai pemain sayap yang cepat. Meskipun badannya cukup jangkung, 188cm, ia memiliki kecepatan yang sangat bagus dan cocok untuk menjadi penyerang sayap di formasi dengan tiga penyerang. Analis dari Goal International , Ed Malyon mengomentari Alvarez dengan membandingkannya dengan Ryan Giggs muda, “Mungkin menyebutnya sebagai Ryan Giggs dari Argentina terlalu muluk, tetapi ada beberapa persamaan dengan sang pemain asal Wales tersebut di masa mudanya.” Kedua, ia memiliki skill di atas rata-rata dan memiliki tendangan kaki kiri yang sangat keras. Gol pertama dalam karirnya saat melawan River Plate pada tahun lalu menjadi bukti bahwa sang pemain memiliki kaki kiri yang sangat kuat. Skillnya? Meski tak se-menakjubkan Messi, tetapi Anda tahu kan bagaimana pintarnya pemain-pemain dari Argentina memainkan bola dengan kedua kakinya? Per soalannya adalah, mampukah pemain yang bernama lengkap Ricardo Gabriel Alvarez ini bermain di Inter layaknya ia bermain seperti di Velez? Hanya waktu yang akan menjawab apakah ia mampu menghadapi tantangan di dunia sepakbola Italia yang terkenal ketat. Tetapi satu hal yang harus disyukuri oleh Alvarez adalah keputusannya untuk memilih kota Milan dibandingkan London sebagai tempat pertamanya berlabuh di Eropa. Sebagai pemain dari Amerika Latin yang baru pertama kali hijrah ke Eropa, Inter bisa jadi merupakan salah satu tempat yang tepat baginya untuk beradaptasi. Banyaknya pemain asal Amerika Selatan di sana, dan ditambah beberapa senior asal Argentina di tim tersebut seperti Esteban Cambiasso dan Javier Zanetti tentu akan membantu Alvarez lebih cepat beradaptasi di Italia. Nah, apakah Ricky Alvarez memang sehebat yang digembar-gemborkan? Menarik untuk ditunggu! ###YOUTUBE###

Sumber: Supersoccer.co.id