Pelatih Persija Inginkan Skuat Tim Pahami Banyak Formasi

Pelatih Persija Stefano “Teco” Cugurra meminta anak asuhnya agar paham dengan banyak formasi sehingga dalam turnamen Piala Presiden 2017 bisa fokus menerapkan formasi 4-3-3 yang selama ini jarang digunakan tim berjuluk “Macan Kemayoran” itu.
“Pemain harus tahu semua formasi. Makanya kami akan mencoba menerapkan formasi 4-3-3. Kami juga akan melihat apakah Persija cocok dengan formasi ini,” kata Stefano “Teco” Cugurra saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (3/2).
Apa yang diterapkan oleh pelatih asal Brasil ini terbilang baru karena selama ini identik dengan menerapkan formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1. Formasi yang diterapkannya ini sudah biasa dilakukan saat membesut salah satu tim di Liga Thailand.
Formasi 4-3-3 ini juga sudah diterapkan saat pertandingan trofeo melawan Bhayangkara FC dan Arema FC. Hasilnya terbilang belum memuaskan karena tim asal ibukota ini harus puas sebagai juru kunci setelah imbang lawan Bhayangkara dan kalah 0-1 dari Arema FC.
Namun, saat latihan menjelang keberangkatannya ke Malang guna menjalani pertandingan Piala Presiden Grup 2, Teco terus mengembleng Bambang Pamungkas dan kawan-kawan dengan formasi baru ini dengan memaksimalkan pemain yang ada.
Untuk lini depan, pelatih yang menggantikan posisi Muhammad Zein al Haddad ini mencoba menempatkan Bambang Pamungkas di kiri, Rudi Widodo di tengah dan Ambrizal Umanailo di sisi kanan. Mereka ditopang oleh Sandi Sute, Hon Soon-hak dan Sutanto.
Posisi empat pemain belakang ada nama Rezaldi Hehanusa, Maman Abdulrahman, William Pacheco dan Ismed Sofyan. Sedangkan penjaga gawang mengandalkan Adritany Ardiyasa. Formasi ini kemungkinan berubah seiring masuknya pemain baru seperti Ryuji Utomo serta Pandi Lestaluhu. Selain itu saat ini juga menunggu kehadiran dua pemain asing.
“Kami butuh pemain asing untuk posisi striker. Saat ini kami masih menunggu,” kata pelatih berusia 42 tahun itu.
Sementara itu salah satu pemain Persija, Maman Abdulrahman mengaku sudah siap menjalankan formasi yang diterapkan oleh pelatih baru. Menurut dia, semua formasi pada dasarnya adalah sama.
“Yang terpenting itu komunikasi dan koordinasi di lapangan. Apapun formasinya akan lebih mudah dijalankan jika komunikasi antar pemain bisa berjalan dengan baik,” katanya saat dikonfirmasi.
Saat ini tim Persija Jakarta sudah bertolak menuju Malang dengan kekuatan 28 pemain. Di grup 2 Persija bakal menghadapi PS TNI, Bhayangkara FC serta tuan rumah Arema FC. Pada pertandingan pertama di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (5/2), Ismed Sofyan dan kawan-kawan bakal menghadapi PS TNI.

/CAH
ANTARA

louisvuittonsaleon.com qqdewa Sumber: BeritaSatu