Persijap Ingin Tim Yang Lolos ISL Anggota Voter Solo

Sindonews.com – Persijap Jepara berharap klub yang lolos Indonesia Super League (ISL) musim depan dikembalikan kepada tim anggota voter Solo. Harapan Persijap ini menanggapi adanya wacana pembubaran kompetisi Indonesia Premier League, yang saat ini masih dibahas oleh PSSI. Jika dikembalikan kepada anggota Voter Solo, jelas akan menguntungkan Persijap, karena mereka salah satu anggota Voter Solo, bersama dengan tiga tim lain yakni Semen Padang, Persiba Bantul, dan Persiraja Banda Aceh. Wacana pembubaran IPL ini menyusul amburadulnya kompetisi selama putaran pertama. Mulai dari tidak pakemnya jadwal kompetisi, banyaknya tim yang Walkout (WO) dan banyaknya tim yang tidak mampu mendanai tim. Supaya masalah tersebut dapat diselesaikan, PSSI memanggil PT LPIS dan 11 klub dari 16 tim IPL untuk membahas nasib IPL di Hotel Sultan, Jumat (2/8/2013) malam. Namun dari 11 tim yang dipanggil hanya enam yang memenuhi panggilan. Mereka adalah Persijap Jepara, Semen Padang, PSM Makassar, PKT Bontang, Persiba Bantul dan PSLS Loksumawe. CEO PT Jepara Raya Multitama Muhammad Said Bassalamah mengatakan, pertemuan tersebut untuk membahas kelanjutan kompetisi IPL. “Namun dari PSSI belum bisa memberikan kepastian dan hasil pertemuan baru akan diputuskan pada rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI,” katanya. Dia mengatakan, jika kompetisi dibubarkan, Persijap selain menginginkan tim yang lolos dikembalikan pada anggota Voter Solo, juga meninginkan PSSI turun langsung untuk menangani masalah tersebut. Selain itu, jika memang kompetisi bubar Persijap juga meminta syarat tim yang lolos, bukan tim empat besar putaran pertama IPL. Kalau itu dilakukan Persijap bakal melakukan protes. Menurutnya, ada juga pilihan untuk menentukan tim yang lolos ISL, PSSI melakukan verifikasi seluruh tim di Indonesia. Bagi tim yang tidak lolos verifikasi, maka harus kembali ke Divisi Utama. Dan jika dilakukan verifikasi, Bassalamah menyatakan, Persijap siap untuk diverifikasi. Dia menilai Persijap memiliki segalanya untuk bisa lolos verifikasi, mulai dari manajemen tim, kesiapan tim, stadion bahkan tim junior Persijap juga sudah memiliki.” Namun demikian kata Basslamah, kalaupun nantinya kompetisi IPL tetap berjalan, dan menyelesaikan putaran kedua, PSSI harus membatu jalannya kompetisi, termasuk mencarikan sponsor, karena selama ini tim-tim IPL kesulitan mendapatkan sponsor. “Kami tidak masalah jika memang kompetisi lanjut, tetapi PSSI harus ikut campur membenahi kompetisi, supaya tidak amburadul,” ujarnya. Bassalamah bersaharap masalah IPL bisa segera diselesaikan sebelum putaran kedua dimulai. Sehingga tim bisa langsung melakukan langkah-langkah yang harus dilakukan. ( irc ) dibaca 1.917x

Sumber: Sindonews