Jayapura Larang Parsel Sebagai Bingkisan Natal

Jayapura – Dinas Perindustrian dan Koperasi (Disperindakop) Kota Jayapura, Provinsi Papua, melarang penggunaan parsel sebagai bingikisan atau kado natal. “Kami dari Disperindakop Kota Jayapura sudah sejak dua tahun lalu berharap parsel itu sudah tidak lagi menjadi sebuah bingkisan Natal, kami sudah larang,” kata Kepala Disperindakop Kota Jayapura, Robert LN Awi, di Jayapura, Senin (19/12). Robert mengaku, tahun ini pihaknya telah melarang berbagai pihak agar tidak menjadikan parsel sebagai bingkisan atau kado Natal. “Kami juga sudah mengeluarkan larangan ke dan imbauan ke sejumlah pedagang di Kota Jayapura agar tidak lagi menjual parsel,” ujarnya. Hal ini, lanjut dia, sebagian besar isi dari parsel tersebut, tanggal edar atau tanggal kedaluarsanya itu relatif singkat. Sehingga, kata dia, dalam jangka waktu satu atau dua minggu, prodak yang ada dalam parsel itu sudah tidak bagus lagi atau sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Menurutnya, parsel sekarang sudah tidak lagi menjadi bagus prospeknya, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia menambahkan, institusi pemerintahan dan institusi anti korupsi, parcel sudah bukan sebagai buah tangan atau bingkisan. /JEM

Sumber: BeritaSatu