KPK Periksa Ajudan Bupati Buton

Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang anggota kepolisian bernama Yusman Haryanto terkait kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Buton di Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2011. ‎Yusman yang merupakan ajudan Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun itu akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas atasannya yang telah berstatus tersangka. “Yang bersangkutan (Yusman) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SUS (Samsu Umar Abdul Samiun),” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati. Yusman diketahui telah berulang kali diperiksa penyidik KPK terkait kasus ini. Yusman pun dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam persidangan dengan terdakwa mantan Ketua MK Akil Mochtar. Di persidangan, Yusman mengaku Samsu Umar sempat menunjukkan pesan singkat mengenai adanya permintaan dana sejumlah Rp 5 miliar untuk pelunasan biaya pengurusan sengketa Pilkada Buton. Diberitakan, KPK menetapkan Samsu Umar sebagai tersangka pemberi suap kepada mantan Ketua MK, Akil Mochtar untuk memenangkan perkara sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Buton pada tahun 2011 di MK. Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Samsu Umar dijerat dengan Pasal 6 Ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001. Fana Suparman/YUD Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu