Keabsahan Peserta Liga Masih Diverifikasi

, Jakarta – Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tengah menunggu laporan dari PT Liga Indonesia tentang kondisi klub sepak bola Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang disebut-sebut belum melunasi gaji pemainnya. Sekretaris Jenderal BOPI Heru Nogroho mengatakan BOPI saat ini sedang memverifikasi klub-klub sepak bola yang berhak mengikuti kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2015. Seusai proses verifikasi, menurut Heru, BOPI akan mengeluarkan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia. Rekomendasi BOPI bisa berupaya pelarangan bertanding bagi klub yang masih mempunyai masalah soal gaji pemain. “Kalau nantinya hanya ada 14 klub saja yang layak bermain, misalnya, ya rekomendasi hanya untuk klub itu saja,” ujar Heru. PT Liga Indonesia telah memperpanjang proses verifikasi klub hingga 13 Februari mendatang. Chief Executive Officer PT Liga Indonesia Joko Driyono mewanti-wanti klub yang masih mempunyai utang pada pemainnya. Menurut Joko, jika manajemen klub gagal membenahi rencana keuangannya, termasuk utang, PT Liga tidak segan memberikan sanksi kepada klub itu. Sanksi tersebut berupa pelarangan penggunaan pemain asing dan pembatasan pemain, yaitu maksimal 18 orang. Hukuman paling berat adalah tidak bisa mengikuti kompetisi LSI 2015. “Kami tidak mau ada beban utang bertambah setiap tahun,” ujar Joko. Dua klub sudah tersisih dari kompetisi LSI 2015. Keduanya ialah Persiwa Wamena dan Persik Kediri. Keduanya dinilai tidak akan sanggup mengikuti kompetisi LSI. ADITYA BUDIMAN

Sumber: Tempo.co