KAI Genjot Pemasukan Angkutan Barang

Jakarta – ‪PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan berupaya menggenjot pemasukan angkutan barang yang dianggap masih belum optimal.‬ Pasalnya selama ini mayoritas pemasukan PT KAI masih bersumber dari layanan angkutan penumpang. “Untuk layanan angkutan barang, targetnya itu bisa mencapai Rp 5,1 triliun. Tapi kurangnya masih cukup banyak. Karena selama ini masyarakat mengenalnya kereta itu untuk angkutan penumpang saja, padahal angkutan barangnya juga ada,” kata Direktur Komersial dan IT PT KAI, Kuncoro Wibowo di sela acara Simposium Digitalisasi Kereta Api, di Jakarta, Senin (26/9).‬ Berbagai upaya akan dilakukan PT KAI untuk meningkatkan pemasukan dari angkutan barang, salah satunya adalah mengadopsi teknologi yang selama ini sudah digunakan dalam angkutan penumpang. Misalnya saja mereka yang mengirim barang lewat jasa PT KAI dapat memantau kiriman barangnya telah sampai mana. “Dengan pemanfaatan teknologi ini, harapannya angkutan barang yang selama ini masih melintasi jalan raya bisa berpindah ke rel. Kita juga akan mencontoh transformasi ticketing di angkutan penumpang untuk diterapkan di angkutan barang,” jelasnya. ‪Kuncoro menambahkan, selama ini industri yang memanfaatkan kereta api untuk angkutan barang kebanyakan dari sektor batu bara dan semen. Karenanya, PT KAI juga berencana membuka lintas-lintas baru yang lebih dekat dengan pertambangan batu bara. Herman/FER BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu