Bertemu Muslimat NU, Jokowi: Saya Bela-belain Naik Kuda agar Jakarta Dingin Kembali

‎ Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kegembiraannya saat bertemu para peserta Kongres XVII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (24/11). Presiden ke-7 Republik Indonesia itu mengaku sangat menikmati perjumpaannya dengan kalangan peserta kongres yang datang dari 34 provinsi. Mengawali pidato pembukaannya, Presiden Jokowi pun bertutur tentang suhu udara di Jakarta, keberagaman Indonesia sebagai sebuah bangsa, hingga aktivitasnya belajar menunggang kuda. “Banyak yang sampaikan bahwa Jakarta panas. Tidak panas, cuma hangat. Apalagi Muslimat NU hadir, semuanya jadi sejuk dan dingin,” katanya. Presiden Jokowi dalam pidatonya mengi‎ngatkan para perempuan NU itu untuk menjaga serta merawat kebersamaan Indonesia sebagai bangsa majemuk. “Saya yang biasanya tidak pernah naik kuda, saya belajar naik kuda agar suhu Jakarta dingin lagi. Indonesia bangsa majemuk dan beragam. Kalau data saya, bahasa lokalada 646, 1.128 suku, banyak sekali, beda warna kulit, rambut. Mata, beragam sekali,” kata Presiden Jokowi. Dia mengatakan, kerja kerasnya untuk menjaga serta merawat kemajemukan bangsa Indonesia, mendorongnya untuk belajar menunggang kuda. Hal itu dilakukan Presiden Jokowi semata-mata untuk membuat suhu Kota Jakarta kembali adem. “Saya bela-belain naik kuda agar Jakarta menjadi dingin kembali,” katanya. Pernyataannya itu sepertinya menyinggung pertemuannya dengan Ketua Umum Gerindra Praboqo Subianto di kediamannya di Hambalang. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan Prabowo sempat menunggangi kuda milik mantan danjen Kopassus tersebut. Novy Lumanauw/Hotman Siregar/CAH Investor Daily

Sumber: BeritaSatu