Ahok Didukung Menteri Jonan, LRT Terintegrasi

Rimanews – Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menemui Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk membahas secara khusus pembangunan kereta ringan atau yang lebih tenar disebut Light Rail Transit (LRT). Dari hasil pertemuan itu Ahok sapaan akrab Gubernur mengaku senang karena Menteri Jonan sepakat bahwa LRT harus terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Baca Juga Sidang dipindah, Ahok: saya nurut saja Sidang Ahok dipindah, pengunjung tetap dibatasi Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Lokasi sidang Ahok dipindah karena alasan keamanan Ahok mendaku tak pulang kampung demi hadapi sidang “LRT sudah selesai kita seneng nih tadi ketemu Pak Jonan, dirut Adhi Karya, Jakpro ada kepala UPT LRT, ada dishub ada deputi semua kita kumpulin, ada TGUPP, BPKAD. Jadi kita sepakat nanti semua kereta sampai relnya terintegasi,” ujar Ahok saat dikonfirmasi di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/9/2015). Terintegrasi yang dimaksud Ahok tak lain, LRT nanti bisa langsung mengantarkan penumpang di titik (stasiun) tertentu lalu bisa langsung sambung naik moda transportasi lainnya seperti, Mass Rapid Transit (MRT), Kereta Bandara, Commuter Line, dan Transjakarta. “Makanya kita aka join dengan PT. KAI KJC, karena dia kan punya (stasiun) Manggarai sama Kampung Bandan,” jelasnya. Selain itu, Ahok bersama Jonan juga sepakat untuk menyelesaikan pembangunan LRT dengan sembilan koridor dalam tenggat waktu tiga tahun. Artinya, diharapkan pada 2018 LRT harus sudah beroperasi. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengatakan agar LRT dapat selesai sebelum perhelatan Asean Games 2018 di Jakarta dimulai. “Kita targetkan tiga tahun, sembilan koridor selesai. Kita mau lelang serahkan kepada Kemenhub untuk operator. Jakpro ikut? Bisa jadi dia ikut, tadi nnati dari Kemenhub akan membuat standar yang ketat. Karena harus dilihat juga pengalamannya,” terang Ahok. Pembangunan LRT sendiri direncanakan akan dilakukan dalam dua tahap dengan total panjang 83,6 Km. Dimana masing-masing terdiri dari tiga lintas pelayanan, yani tahap 1 meliputi lintas layanan Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas dengan total sebanyak 18 stasiun dan panjang 42,1 Km. Sedangkan pada pembangunan tahap dua, lintas pelayanan dengan tujuan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan panjang 41,5 Km. LRT ditargetkan dapat mengangkut penumpang sebanyak 24 ribu per jam. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : LRT , Jonan , Ahok , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews