Tujuh Momen Menarik Guardiola di Barcelona

, Barcelona – Salah seorang pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona, Josep ‘Pep’ Guardiola, baru saja mengundurkan diri pada Jumat, 27 April 2012. Dalam masa kepemimpinan singkatnya itu, Blaugrana di bawah Guardiola begitu dihormati dan dikagumi atas penampilannya di lapangan. Meski pertama kali dikenal sebagai salah seorang gelandang dalam formasi Dream Team Johan Cruyff pada 1990, pencapaiannya sebagai pelatih Barcelona sudah melebihi sang mentor itu sendiri. Total 13 trofi berhasil diraihnya selama empat tahun memimpin Lionel Messi dan kawan-kawan. Berikut ini tujuh momen terbaik Guardiola selama mengasuh Barcelona seperti dilansir dari situs resmi FIFA. 17 Juni 2008 Guardiola secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona menggantikan Frank Rijkaard. Pelatih muda yang hanya mempunyai pengalaman selama 361 hari di Barcelona B dan mengantarkan tim itu promosi ke Divisi Segunda B atau kompetisi divisi tiga Spanyol. 19 Desember 2009 Barcelona berhasil menaklukkan wakil Argentina, Estudiantes de La Plata, pada partai puncak Piala Dunia Klub FIFA. Itu merupakan gelar keenam dari enam kompetisi yang diikuti Barcelona selama dilatih Guardiola. 20 April 2011 Barcelona takluk dari rival abadinya, Real Madrid, pada puncak final Copa del Rey. Satu-satunya partai final di mana Barcelona era Guardiola gagal juara. “Ucapan harus dialamatkan ke Madrid, tapi saya sangat senang dengan cara fans kami berperilaku dan bagaimana kami bermain,” kata Guardiola seusai laga. “Sekarang kita harus bangkit dari sini.” 26 April 2011 Hal yang tidak biasa terjadi oleh Guardiola di tengah-tengah persaingannya dengan Real Madrid di ajang Liga Spanyol, final Copa del Rey, dan semifinal Liga Champions. Guardiola yang biasa dikenal tenang, kali ini cukup emosional. “Dalam ruang konferensi pers, dia bosnya, dia masternya. Di luar lapangan, dia memenangkan segalanya sepanjang tahun, saya menghadiahkan dia Liga Champions pribadinya untuk itu. Saya tidak ingin bersaing dengan dia saat lain di ruang ini,” kata Guardiola soal rivalnya, Jose Mourinho, saat itu. 28 May 2011 Guardiola jadi pelatih termuda yang sukses meraih dua gelar Liga Champions setelah mereka kembali menaklukkan Manchester United di partai puncak. “Selama saya melatih, ini merupakan tim terbaik yang pernah dihadapi,” kata pelatih MU, Sir Alex Ferguson, soal Barcelona. “Semua orang mengakui itu dan saya menerima itu.” 9 Januari 2012 Pada gelaran FIFA 2011 Ballon d’Or Gala, Guardiola berhasil memenangkan gelar pelatih terbaik dunia untuk pertama kalinya, setelah sukses membawa Barcelona meraih lima gelar dari enam kompetisi yang mereka ikuti pada musim tersebut. “Ini sangat menyenangkan, tetapi Anda tidak menjadi pemain atau pelatih hanya untuk memenangkan penghargaan,” kata Guardiola seusai gelaran tersebut. “Anda melakukannya untuk menikmati permainan, untuk menempatkan filsafat tertentu ke dalam praktek dan bekerja dengan para pemain.” 27 April 2012 Guardiola akhirnya memutuskan untuk mengakhiri rezimnya di Barcelona pada akhir musim nanti. Pelatih berusia 41 tahun itu masih punya kesempatan untuk memberikan kado terakhirnya jika berhasil mengalahkan Athletic Bilbao di final Copa del Rey akhir Mei nanti. FIFA | IRVAN SAPUTRA

Sumber: Tempo.co