Tim Davis Indonesia Unggul Sementara atas Thailand

, Jakarta – Indonesia sementara unggul 1-0 atas Thailand pada pertandingan putaran kedua Davis Cup Grup II Zona Asia Oceania. Pada partai yang berlangsung siang ini di Tennis Indoor Senayan, Christopher B. Rungkat memastikan satu poin bagi Indonesia dengan mengalahkan Kittipong Wachiramanowong dengan straight set 6-4, 6-3, dan 6-2. Christopher yang secara peringkat di atas Kittipong mengaku yakin menang sejak awal pertandingan. “Saya yakin menang karena tahun lalu pernah melawan dia di Thailand (Davis Cup), menang straight set juga. Kondisi saya juga fit,” kata Christopher seusai pertandingan di Tennis Indoor, Jumat, 6 April 2012. Christo mengatakan kunci kemenangannya terletak pada set pertama. “Set pertama krusial sekali karena Kittipong melakukan start yang bagus. Tapi setelah bisa mengambil alih, saya yakin menang,” ujar Christo. Set pertama memang berlangsung ketat. Keduanya saling berlomba meraup kemenangan pada tiap game. Pemain Indonesia tersebut meraih angka pada game pertama. Kemudian Kittipong menang pada game kedua. Sampai game kedelapan, kedudukan masih seri 4-4. Pada game kesembilan, beruntun Kittipong melakukan kesalahan sendiri. Pengembalian bolanya tidak akurat, sehingga sering membentur net. Hal ini pun dimanfaatkan Christo sehingga ia unggul 5-4 pada game sembilan. Pada game kesepuluh, petenis Indonesia berperingkat 401 dunia tersebut mengakhiri set pertama dengan sebuah pukulan keras menyilang ke sisi kanan Kittipong. Pemain Thailand tersebut tak berdaya melakukan pengembalian, 6-4. Set kedua berjalan lebih mudah bagi pemain Indonesia. Christo sempat memimpin 3-1 sampai game keempat. Beberapa kali terjadi reli dan Christo berhasil meraup angka karena beberapa kali pengembalian bola Kittipong membentur net. Pada game keempat, Christo bahkan sempat melakukan sebuah pukulan voli yang mengecoh pergerakan Kittipong. Pada game ketujuh, Indonesia masih mendominasi dengan 5-2. Beberapa kali servis Christo tidak bisa dikembalikan oleh pemain Thailand yang berperingkat 510 itu. Pada game kesembilan, pemain nomor satu Indonesia tersebut menutup set kedua dengan sebuah pukulan keras ke sisi kiri Kittipong, 6-3. Pada set ketiga permainan Christo semakin menjadi. Ia hanya memberi kesempatan pada Kittipong untuk meraih dua poin, yaitu pada game kedua dan kelima. Pada set ketiga ini Christo meraih angka lewat servis ace dan beberapa penempatan bola yang tidak diprediksi oleh Kittipong. Pemain Thailand tersebut seakan kehilangan fokus, pengembalian bolanya banyak yang melebar atau membentur net. Set ketiga berakhir dengan 6-2. Kittipong pun mengakui keunggulan Christopher. “Pertandingan berjalan bagus dan ketat,” tuturnya pada jumpa pers. Ia juga sempat memprotes beberapa keputusan wasit yang tidak menganulir bola yang dianggap keluar. “Memang ada beberapa keputusan dari wasit, tapi saya memahami,” katanya. Sementara itu kapten tim Thailand Paradorn Srichaphan mengakui timnya tidak menduga akan kalah straight set . “Tapi Christopher memang bermain bagus. Kami berharap menang pada pertandingan selanjutnya,” kata Paradorn. Saat ini tunggal kedua Indonesia Aditya H. Sasongko sedang bertanding melawan Danai Udomchoke pada pertandingan kedua Piala Davis. Thailand berkesempatan mencuri angka karena secara peringkat Danai jauh di atas Aditya. Danai bertengger pada peringkat 186 sementara Adit merupakan peringkat 1.180. Besok akan digelar pertandingan ketiga, yaitu ganda putra. Sementara pada Minggu akan kembali digelar dua partai tunggal putra. Sistem penilaian melalui agregat kemenangan total 5 partai yang akan digelar. ANANDA W. TERESIA

Sumber: Tempo.co