Tak Mainkan Casillas, Mourinho Dituntut Turun

Jose Mourinho berada di ujung tanduk setelah tidak memainkan Iker Casillas dan kalah pada lanjutan kompetisi La Liga. Sebuah kejutan jika kegagalan meraih poin penuh di La Liga terus berlanjut dan Mourinho masih bertahan hingga Real Madrid menjamu Manchester United di babak 16 besar Liga Champions di bulan Februari. Mourinho kini berada di jurang pemecatan setelah tak memainkan ikon dan kapten Los Merengues, Iker Casillas, ketika bermain tandang ke Malaga. Setelah kalah 3-2 dan membuat Real tertinggal 16 poin dari Barcelona, tak akan mengagetkan jika Mourinho kehilangan pekerjaannya setelah perayaan Tahun Baru. “Kami terkejut Iker berada di bangku cadangan. Dia kapten, pemimpin kami dan kiper yang hebat,” ujar kapten Real saat menghadapi Malaga, Sergio Ramos. Koran Spanyol, Marca , mengadakan sebuah jajak pendapat dan mendapatkan sekitar 83 ribu suara. Hasilnya tak mengejutkan, 90% menginginkan Mourinho dipecat. AS juga melakukan hal yang sama. Mereka memperoleh hasil bahwa 9 dari 10 orang dari 63 ribu suara menginginkan Mourinho pergi dari Santiago Bernabeu. Mou yang tak memainkan Saint Iker dianggap sebagai taktik bunuh diri. Casillas bukanlah masalah dalam tim, ia adalah kiper yang paling sedikit kemasukan gol kedua di La Liga musim ini. Kekalahan itu membuat Real untuk pertama kalinya kalah di Malaga setelah 31 tahun. Manajer Malaga saat ini tak lain adalah orang yang digantikan Mourinho di Madrid, Manuel Pellegrini. “Seperti yang seluruh dunia rasakan, saya terkejut dengan keputusan itu. Saya tidak tahu alasannya. Seorang pemain berpengalaman seperti Iker tak membutuhkan sebuah peringatan. Dia memiliki musim yang bagus,” ujar Jose Antonio Grande, asisten Vicente Del Bosque di tim nasional Spanyol. “Aku harus mematuhi keputusan pelatih dan lebih banyak berlatih,” ujar Iker Casillas dengan jawaban diplomatisnya. “Aku tak terbiasa menjadi pemain pengganti, tapi kepentingan tim di atas kepentingan pemain manapun. Aku harus terus berlatih untuk mendapatkan tempat utama dan kepercayaan pelatih.” “Saya mencoba memberikan yang terbaik bagi tim di setiap pertandingan,” ujar Mourinho menegaskan bahwa keputusannya tidak didasari masalah pribadi.

Sumber: Supersoccer.co.id