Paspor Indonesia Palsu Wanderley Santos Dibuat Di Luar Negeri

Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM menegaskan bahwa mereka tak pernah mengeluarkan paspor atas nama Wanderley Santos. Pemain asal klub Uni Emirat Arab Al Nasr ini diduga memiliki paspor Indonesia palsu untuk mengakali kuota pemain asing di liga tersebut. Kabag Humas Ditjen Imigrasi Heru Santoso mengatakan bahwa paspor palsu ini kemungkinan dibuat di luar negeri. “Ini paspor palsu kemungkinan dibuat di luar negeri artinya kita tidak bisa jemput bola,” ujarnya Rabu (31/8). Ditjen Imigrasi akan terus berkordinasi dengan KBRI yang berada di negara UEA untuk mencari informasi terkait hal ini. “Paling tidak nyari data melalui teman-teman Kemlu di KBRI, untuk menelusuri siapa saja yang diduga gunakan paspor Indonesia palsu yang main negara setempat di sana. Karena itu bukan otoritas kami, tapi negara setempat. Ini menjadi catatan bagi kita,” ujarnya. Kasus paspor palsu itu membuat pemain asal Brasil tersebut dihadapkan dengan sanksi pidana, dimana hal itu diatur dalam UU No. 6 / 2011 tentang Keimigrasian. Dalam pasal 126 huruf a disebutkan, menggunakan paspor palsu bisa dipenjara 5 tahun dan denda 500 juta.

Sumber: Bolalob