Kospi Menikmati Drama Impeachment Presiden Korsel

Seoul – Indeks Kospi Korea Selatan bergerak menguat menyambut impeachment (pemakzulan) Presiden Park Gyeun-hye. Kantor berita Yonhap mengatakan Park siap mengundurkan diri April, 2017. Kospi menguat 1,35 persen ke 1.989,86 pada penutupan perdagangan hari ini. Presiden Park terancam kehilangan posisinya karena skandal kolusi. Park diguncang skandal yang melibatkan teman dekatnya Choi Soon Sil. Choi memanfaatkan kedekatannya dengan Park untuk kepentingan pribadi seperti untuk menekan pebisnis supaya menyumbang ke yayasan milik Choi. Pada Sabtu (26/11) ratusan ribu massa melakukan aksi unjuk rasa untuk menekan Park supaya mundur. Pada hari Selasa (29/11), Park dalam pidatonya meminta maaf kepada rakyat Korsel dan mengatakan siap mengundurkan diri juga menyerahkan sepenuhnya proses pemakzulan pada parlemen. Rencananya parlemen akan melakukan voting pemakzulan Park pada Jumat (2/12) namun ditunda ke pekan ini. “Pemerintahan saat ini berada dalam kondisi vakum dan pelaku pasar cemas. Setelah proses pemakzulan terjadi, pasar akan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai arah negara. Lebih cepat pemerintahan baru terbentuk, lebih baik,” kata Heo Pil Seok, CEO dari Midas International Asset Management. Sekitar 30 anggota partai dimana Park bernaung, Saenuri,mendukung pemakzulan. Pada hari Minggu lalu, politisi senior Saenuri, Chang Je-won, mengatakan bahwa mosi pemakzulan akan dilakukan pada hari Jumat (9/12). Skandal Park juga melibatkan pimpinan Samsung Group Jay Y. Lee. Dalam rapat dengar pendapat dengan parlemen hari ini, Jay membantah dirinya memerintahkan sumbangan untuk mendapatkan bantuan politik dari Park. Lee adalah salah satu dari sembilan konglomerat Korsel ( chaebol ) yang dipanggil parlemen untuk mengklarifikasi donasi puluhan juta dolar kepada yayasan milik Choi. Konglomerat lainnya yang dipanggil adalah Chung Mong-koo, pemimpin Hyundai Motor Group. Faisal Maliki Baskoro/FMB Bloomberg

Sumber: BeritaSatu