Kapten PSM Makassar Belum Move On Disingkirkan Mitra Kukar

MAKASSAR – Kekecewaan masih membekas di benak Kapten PSM Makassar Syamsul Chaeruddin. Pemain senior Juku Eja ini tak terima disingkirkan oleh Mitra Kukar karena agregat gol tandang meski menang 2-1 di leg kedua perempat final Piala Presiden, Sabtu (26/9). Pemain kelahiran Kabupaten Gowa tersebut, masih sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Pasalnya, seharusnya mereka bisa melenggang ke babak selanjutnya. Hanya saja, hasil pertandingan tidak berpihak kepada tim Juku Eja.”Saya masih pikir soal PSM tidak lolos,” kata dia saat dikonfirmasi. Dirinya mengatakan, sangat meminta maaf kepada seluruh suporter PSM yang sudah memberikan dukungannya terhadap tim ini. “Pemain juga sudah berusaha maksimal di seluruh pertandingan,” katanya. Selama mengikuti turnamen yang digagas oleh Mahaka Sport and Entertaimen tersebut, tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur ini, hanya menelan satu kekalahan, yakni saat mereka bertandang ke Tenggarong. Tim Juku Eja takluk 1-0 dari Mitra Kukar di stadion Aji Imbut. Setelah itu, empat pertandingan yang dijalani tiga di antaranya meraih kemenangan. Yakni menang atas Persegres Gresik 3-0, PBR 2-0 dan Mitra Kukar 2-1. Serta ditahan imbang 0-0 oleh PBFC. Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan memang mengatakan, seluruh komponen tim sulit melupakan tersingkirnya tim dari turnamen tersebut. “Apalagi kita terkesan sengaja disingkirkan, makanya kemarin saya melapor ke Mahaka dan PSSI soal kinerja wasit,” jelasnya. Kendati demikian, dirinya mengatakan sudah membuktikan jika pemain lokal juga bisa berbicara banyak di turnamen sebesar Piala Presiden. “Kami kan hanya mengandalkan pemain lokal saja,” tukasnya. ( aww ) dibaca 5.679x

Sumber: Sindonews